⚡ Live Metrics BLA IKUB Wilayah Kerja: 99.99 Baik | Riset Terpublikasi: 999 Terindeks | Katalog SLiMS: 12.5k Buku | Repositori Wanantara: 600 Judul Sangat Baik | Hasil Survei MB: 98.99 Baik |
⚡ Portal Resmi BLA Semarang 2026

Riset Keagamaan
Berbasis Data & Inovasi Digital

Mewujudkan tata kelola publikasi ilmiah, layanan penelitian terpadu, dan literasi moderasi beragama yang inklusif.

Kepala Balai Litbang Agama Semarang
Pojok Kepala Balai
"Penguatan moderasi beragama berbasis data riset ilmiah adalah fondasi utama menjaga kerukunan di wilayah BLA Semarang."

Kepala Balai Litbang Agama Semarang

Publikasi Riset & Berita Terkini

Kabar terbaru dari kegiatan riset lapangan dan inovasi digital BLA Semarang

Lihat Semua Berita →
Hasil Kunjungan Menag dari Italia, Indonesia Jadi Model Moderasi Beragama
Pers Rilis 30 Okt 2026

Hasil Kunjungan Menag dari Italia, Indonesia Jadi Model Moderasi Beragama

Peluang kerja sama internasional dari hasil pertemuan dengan tokoh agama dunia di Assisi, Italia. Selain mendapat respons positif atas gagasan diplomasi keagamaan yang digulirkan Indonesia, kunjungan tersebut juga membuka peluang kolaborasi dengan sejumlah negara dan perguruan tinggi di Italia serta Vatikan.

Pidato di Assisi, Gagasan Diplomasi Agama Menag Didukung Pemimpin Agama Dunia
Pers Rilis 27 Okt 2026

Pidato di Assisi, Gagasan Diplomasi Agama Menag Didukung Pemimpin Agama Dunia

Model pluralisme dan harmoni kehidupan (living harmony) Indonesia sebagai studi kasus bagaimana keberagaman dapat dikelola untuk menjaga stabilitas dan kerukunan sehari-hari. Penguatan gagasan ini semakin menegaskan peran aktif Indonesia dalam mendorong moderasi beragama (Wasaṭiyyah Islam) dan harmoni lintas batas di tingkat global.

Moderasi Beragama Jadi Kunci Kerukunan   
Berita 26 Okt 2026

Moderasi Beragama Jadi Kunci Kerukunan  

Nilai-nilai moderasi juga ditemukan dalam berbagai ajaran agama. Islam mengenal konsep wasathiyah atau jalan tengah. Kristen menekankan perdamaian dan penolakan terhadap kekerasan, Katolik mengajarkan cinta kasih, Hindu mengedepankan keseimbangan, Buddha mengenal Jalan Tengah dan cinta kasih, sedangkan Konghucu memiliki konsep Zhong yang menekankan keseimbangan.