BLA Semarang Bekali Satpam dengan Keterampilan Bela Diri Polri
Semarang - Balai Litbang Agama (BLA) Semarang membekali anggota Satuan Pengamanan (Satpam) dengan keterampilan bela diri Polri yakni teknik tangkisan terhadap serangan tangan kosong serta teknik menghadapi ancaman senjata tajam, Jumat (21/8/2026).
Nur Aji Pangestu mengatakan, keterampilan bela diri harus dimiliki petugas keamanan agar mampu menghadapi situasi yang berpotensi mengganggu keamanan secara tepat dan terukur.
“Dengan memiliki ketrampilan ini, Satpam bisa melakukan penanganan secara tepat, terukur, dan sesuai prosedur,” tutur Aji instruktur dari PT Sakti Purwa Mukti Semarang.
Menurut Aji, keterampilan bela diri bagi petugas keamanan tidak semata-mata berkaitan dengan kemampuan fisik. Petugas juga perlu memahami kapan dan bagaimana teknik pengamanan digunakan dengan tetap mengutamakan keselamatan.
“Pelatihan ini tidak hanya menekankan kemampuan fisik, tetapi juga bagaimana petugas dapat bertindak cepat, tepat, dan terukur ketika menghadapi situasi yang membutuhkan tindakan pengamanan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Subbagian Tata Usaha BLA Semarang, Nanang Slamet Murdiyat, mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan profesionalitas dan kesiapsiagaan Satpam dalam melaksanakan tugas sehari-hari.
“Mereka perlu memiliki kemampuan yang memadai, baik dalam pencegahan maupun menghadapi situasi yang membutuhkan tindakan pengamanan,” ujarnya.
Nanang menambahkan, peningkatan kompetensi Satpam tidak hanya berkaitan dengan kemampuan bela diri. Aspek disiplin, kewaspadaan, komunikasi, serta kemampuan mengambil keputusan dalam situasi tertentu juga menjadi bagian penting dalam menunjang tugas pengamanan.
“Melalui pelatihan ini Satpam semakin percaya diri dan profesional dalam menjalankan tugas, namun tetap mengedepankan pendekatan yang humanis serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” harapnya.