Tingkatkan Kompetensi, ASN Diminta Manfaatkan Program Pelatihan Kemenag
Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk terus meningkatkan kinerja, kompetensi, serta memenuhi tugas dan kewajiban sebagai abdi negara.
Hal tersebut disampaikan Kepala Balai Litbang Agama Semarang, Moch. Muhaemin, dalam kegiatan apel, Senin (5/10/2026).
Muhaemin mengingatkan kembali bahwa kita sebagai ASN berkomitmen dalam menjalankan tugas dan kewajibannya secara optimal.
“Kita sebagai ASN berkomitmen menjalankan tugas dan kewajiban sebaik-baiknya,” ujarnya.
Ia menyampaikan bahwa pegawai untuk memastikan data kepegawaian pada sistem administrasi ASN telah diperbarui dan sesuai dengan kondisi sebenarnya.
"Masih terdapat pegawai yang perlu melakukan pengecekan dan pembaruan data pada MyASN, SIMPEG, maupun sistem kepegawaian lainnya," tuturnya.
Muhaemin meminta seluruh pegawai untuk kembali melihat dan memastikan kondisi data kepegawaian masing-masing, termasuk nilai dan capaian kinerja yang tercatat dalam sistem.
“Kita perlu kembali melihat MyASN, SIMPEG, atau SIMSDM kita seperti apa, termasuk nilai kinerja kita. Ini menjadi bagian dari ikhtiar untuk meningkatkan capaian kinerja organisasi,” jelasnya.

Selain itu, BMBPSDM bersama Puspenma juga terus memfasilitasi ASN untuk mengikuti berbagai pelatihan, termasuk pelatihan moderasi beragama dan pelatihan ekoteologi.
“Ini merupakan upaya yang dilakukan Kementerian Agama melalui BMBPSDM bersama Puspenma untuk memfasilitasi ASN kita agar dapat mengikuti berbagai pelatihan,” katanya.
Muhaemin mengajak pegawai untuk memanfaatkan kesempatan pengembangan kompetensi tersebut dengan sebaik-baiknya. Ia menyebut sejumlah program pelatihan dapat diikuti dengan dukungan pembiayaan, sehingga ASN perlu aktif mencari informasi dan mempersiapkan diri sesuai persyaratan yang ditetapkan.
“Silakan Bapak Ibu mengakses informasi di Puspenma. Ada pelatihan yang dibiayai. Karena itu, kesempatan ini harus kita sambut dan dipersiapkan dengan sebaik-baiknya,” pesannya.
Menurutnya, peningkatan kompetensi menjadi hal penting bagi ASN agar tidak tertinggal dalam menghadapi tuntutan perubahan dan perkembangan organisasi. Karena itu, setiap pegawai diharapkan memiliki semangat untuk terus belajar, meningkatkan kapasitas, dan mengikuti program pengembangan kompetensi yang tersedia.
“Jangan sampai kita yang menjadi bagian dari Kementerian Agama terlambat dibandingkan dengan ASN yang lain,” pungkasnya.