66 ASN Kementerian Agama Ikuti CAT Profiling ASN di UPT BKN Semarang
Proses pemetaan dan penilaian kompetensi ASN diarahkan untuk menggunakan data yang lebih objektif, dengan memanfaatkan instrumen penilaian yang valid dan berbantuan komputer.
Kabar penelitian, kegiatan, dan publikasi ilmiah Balai Litbang Agama Semarang.
Proses pemetaan dan penilaian kompetensi ASN diarahkan untuk menggunakan data yang lebih objektif, dengan memanfaatkan instrumen penilaian yang valid dan berbantuan komputer.
Kita tidak ingin menjauhkan anak-anak dari teknologi. Yang ingin kita bangun adalah kemampuan menggunakan teknologi secara sehat, aman, bijaksana, dan bertanggung jawab. Gawai tetap dapat menjadi sarana pembelajaran, tetapi penggunaannya harus terarah dan proporsional
Daun gatal merupakan salah satu tanaman yang dikenal dalam tradisi pengobatan masyarakat Papua. Pemanfaatannya di tengah Pameran UMKM MTQ Nasional XXXI menjadi salah satu cara memperkenalkan kekayaan hayati sekaligus kearifan lokal Papua kepada masyarakat dari berbagai daerah.
Anggaran negara bukan sekadar harus terserap. Yang lebih penting adalah bagaimana anggaran direncanakan dengan baik, dilaksanakan secara tertib, dan mampu mendukung pencapaian keluaran kegiatan
Sebagai aparatur sipil negara, tentu kita harus siap dengan kondisi apa pun. Kejadian di Jayawijaya menunjukkan bahwa ada ASN yang gugur dalam melaksanakan tugas negara
MTQ tidak semata menjadi ruang untuk menunjukkan kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an. Menurutnya, perhelatan tersebut juga menjadi ruang untuk mempererat ukhuwah dan menghadirkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Kehadiran stan BMBPSDM Kemenag RI memberikan kesempatan kepada para pengunjung untuk memperoleh bahan bacaan yang beragam sekaligus menambah wawasan
Sebanyak 500 eksemplar produk literasi Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kementerian Agama dibagikan secara gratis kepada pengunjung Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Semarang.
Penyuluh agama harus mampu menghadirkan agama sebagai sumber kedamaian, kemaslahatan, dan persatuan. Karena itu, penguatan moderasi beragama harus menjadi bagian dari kompetensi dalam menjalankan tugas di tengah masyarakat